Story

How Heavy is Your Head?

How Heavy is Your Head?

Tanpa sengaja  membaca sebuah postingan, Teknik Revolusioner Menghilangkan Psikomatik, Creativity Lock, dan Emosi Negatif, Tanpa Menceritakan Masalah Anda ke Terapis.

Sebuah judul dan materi yang sanggat menggoda. Saya sangat tertarik dengan kebahagiaan dan kegembiraan, serta pemberdayaan maksimal potensi manusia. Tanpa menceritakan masalah ke orang lain, mengisyaratkan,  kita mampu melepaskan tekanan dan trauma. Baik yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari.

Zaman now, stress bisa dikatakan sangat akrab dengan keseharian kita. Punya cara ampuh, bisa melepaskan stres atau ketegangan, seperti memiliki tongkat ajaib di tangan. Karena hanya orang bahagia saja, yang bisa memaksimalkan potensi mereka.

Kenapa?

Dengan bahagia, kita bisa lebih melihat sudut positif segala sesuatu. Daya tahan tubuh juga tinggi. Dan kita penya semangat juang dan tekad lebih besar, untuk bisa lebih besar dari masalah dan hambatan di depan.

Banyak sekali informasi yang saya dapatkan, saat seminar hari itu, Sabtu 13 Oktober 2018. Saya ingin berbagi informasi yang tertangkap, semoga bermanfaat.

Psikosomatik adalah penyakit yang disebabkan psikis. Trauma adalah suatu pengalaman yang luar biasa dan  tak tertahankan. Trauma bisa menyebabkan perubahan pandangan hidup, kepercayaan , dan sistim keyakinan kita selamanya.

Ada 12 sistim tubuh yang bisa terserang karena trauma:

  1. Jantung
  2. Sistim Peredaran Darah
  3. Sistim Syaraf
  4. Sistim Pernafasan
  5. Sistim Otot
  6. Sistim Reproduksi
  7. Sistim Otot dan Tulang
  8. Sistim Pencernaan
  9. Sistim Pembuangan
  10. Sistim Hormon
  11. Sistim Daya Tahan Tubuh
  12. Sistim di Kulit

 

Tension and Trauma Releasing Exercises (TRE) atau Latihan Pelepasan Stress dan Trauma

Besarnya dampak yang bisa ditimbulkan akibat trauma, menyebabkan trauma atau ketegangan, perlu dilepaskan agar tidak membebani hidup seseorang

Tiga cara trauma muncul

  1. Mengalami langsung
  2. Trauma saat melihat sebuah kejadian atau peristiwa itu terjadi
  3. Trauma saat mendengar cerita tentang sebuah kejadian atau peristiwa

 

Otak Tritunggal

  1. Batang Otak (Otak Reptil)

Insting: Lawan/lari, nafas, denyut jantung, tekanan darah

  1. Sistim Limbik (Otak Emosional, Otak Mamalia)

Emosi dasar manusia: Takut, marah, benci, rasa sakit

  1. Neocortex (Otak Rasional Manusia)

Logika, kreatif, sistim kepercayaan, imajinasi

 

TRE, sebuah cara yang ditemukan Dr. David Berceli, adalah enam latihan sederhana yang membuat lelah otot yang terlibat dengan respon stres tubuh, yang memunculkan tremor neurogenic (getaran).

TRE bekerja dengan dua cara

  1. Dengan melakukan exercise
  2. Menimbulkan tremor, shaking, getaran (yang akan berbeda pada tiap orang. Tergantung pada di mana bagian tubuh, yang mengalami trauma atau ketegangan)

TRE bekerja dari bawah, dari bagian sistim limbik otak, dengan getaran.

 

Latihan sederhana ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat otot-otot itu lelah, hingga terjadi getaran (shake), yang akan berimbas merilekskan otot tersebut pada akhirnya. Apabila kita melakukan enam latihan dasar ini secara rutin, maka tanpa perlu mengetahui ketegangan atau trauma yang kita alami, maka ketegangan dan trauma itu, akan dengan sendirinya dilepaskan tubuh.

Dengan rutin melakukan latihan yang dijelaskan di buku, walaupun ingatan kita tetap sama tentang suatu peristiwa, namun intensitas  muatan emosi peristiwa itu akan jauh berkurang, bahkan bisa hilang, dan tidak tertutup kemungkinan,  kita malah  berpikir sebaliknya. Bersyukur, peristiwa itu terjadi.

Mengapa Teknik itu Revolusioner:

  1. Karena teknik ini memanfaat kecerdasan tubuh. Karena pada dasarnya, tubuh kita bisa menyembuhkan dirinya sendiri
  2. Teknik ini bisa dilakukan sendiri (self help)
  3. Sederhana dan powerful
  4. Hemat waktu
  5. Rahasia dan privasi terjaga, karena tanpa perlu mengatakan pada siapa pun, kita bisa melepaskan ketegangan atau trauma yang kita rasakan. Baik ketegangan dan trama itu kita sadari maupun tidak kita sadari

 

Keuntungan Teknik ini antara lain:

  1. Toleransi stres meningkat
  2. Memperbesar batasan diri
  3. Melepas stres dan trauma
  4. Merasa aman dari dalam
  5. Menjaga keseimbangan hidup

 

Kembali ke pertanyaan di awal. How heavy is your head?

Postur tubuh kita dipengaruhi pikiran dan emosi. Pikiran akan menciptakan emosi. Emosi akan membentuk postur tubuh kita. Apabila kita merasa tegang atau stres, biasanya tubuh kita akan membungkuk. Dengan posisi kepala maju ke depan.

Apabila kita berdiri tegak, berdasarkan penelitian, berat kepala kita 5,5 kg. Apabila  kepala kita maju 5 cm ke depan, berat kepala kita menjadi 14,5 kg. Dan apabila  kepala kita  maju 7,5 cm, berat kepala kita menjadi 17,5 kg.

Bisa dibayangkan beban batang leher kita, saat menyangga kepala dengan beban hampir tiga kali lipat dari berat kepala normal?

Yuk sahabat, ingatkan diri kita untuk belajar selalu berdiri tegap. Karena ternyata, berdiri tegak, bisa menjadi salah satu cara ampuh, menjauhkan stres dari diri kita.

 

Bandung Barat, Senin 15 Oktober 2018

Salam

Cici SW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *