Story

Apa yang Sahabat Takutkan?

 

source

Kemarin sore saya berangkat ke Jakarta. Menjalankan tugas kenegaraan menemani mantan. Alhamdulillah, jadwal di PAUD  hari Selasa pas hari libur. Jadi saya tidak harus izin tidak masuk hari ini. Alhamdulilah, bisa silaturahmi dengan orangtua  dan keluarga adik  laki-laki saya.

Ada nasi goreng yang dimasak pagi hari belum habis. Karena tidak ingin membuang makanan, saya masukkan sisa nasi goreng ke dalam mangkuk hijau. Rencananya akan dimakan di jalan.  Terlintas dalam hati,  saya mau bawa balik lagi besok. Jangan sampai mangkok hijau, tidak kebawa kembali ke rumah.

Tahukah sahabat apa yang terjadi?

Mangkuk hijau saya tertinggal.

Cerita sebelumnya.

Karena tidak ingin terlalu malam, sampai di rumah saat main ke Jatinangor Sabtu minggu lalu, ngapelin Ade. Kami berdua berangkat jam 17.20.

Bisakah sahabat menebak apa yang terjadi?

Kami memang tiba kembali ke rumah, sekitar jam 22.00. Di tengah jalan, karena ada keperluan, kami harus ke ATM. Sesampai di rumah, karena dua ATM dekat rumah tidak bisa melaksanakan tugas, kami berdua pulang ke rumah lagi. Ambil helm. Pergi ke ATM di  Bank  tabungan dibuka. Tiba di rumah pukul 23.00.

Segera teringat, dari sebuah kajian, yang hanya saya dengarkan selintas lalu. Saat itu, saya sedang beres-beres, mau kembali  ke Bandung.

Katanya setan, paling tidak suka kalau kita hanya takut pada Allah. Karena kalau kita hanya takut pada Allah, kita tidak bisa diganggu. Karena itu,  yang sering dijadikan salah satu pintu masuk setan, adalah memanfaatkan salah satu emosi dasar manusia. Rasa takut.

Untuk kedua kasus di atas. Itu adalah ketakutan selintas. Yang kalau terjadi pun, tidak terlalu berefek. Tapi masalahnya. Ketakutan itu menjadi sebuah kejadian nyata. Seperti  ada kekuatan kasat mata, yang menarik dan merealisasikan sebuah peristiwa, dari kemungkinan tidak terbatas kejadian yang bisa terjadi.

Bisa dibayangkan, kalau ketakutan itu besar. Ketakutan itu selalu menghantui kita dan membuat perasaan kita cemas dan khawatir.

Kita seperti mengucapkan doa tanpa henti,  yang membuat  ketakutan itu, menjadi nyata.

Adakah yang sahabat takuti?

Sahabat. Saat ada rasa takut pada apa pun melintas. segera ingat. Itu godaan setan. Mari segera berlindung pada Allah, dari godaan setan  dan dari kedatangan mereka pada kita.

 

Bandung Barat, Rabu Dini Hari 23 Oktober 2018

Salam

Cici SW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *