Story

Aturan Permainan

Minggu 4 Oktober 2018, ketika sudah sampai di tempat mangkal bis yang akan membawa Ade ke Jatinangor, timbul sedikit khawatir. Saya lihat ke dalam bis, hanya ada sepasang kakek dan nenek. Karena tidak ada keperluan lain, akhirnya kami berdua mengantarnya ke tempat tujuan.

Jalanan lancar. Halimun tebal terlihat di kedua sisi jalan tol. Kami menembus asap putih yang sedikit mengurangi jarak pandang beberapa km.  Tiba sekitar jam 6 pagi . Di belokan dekat kampusnya, ada tukang jualan bubur yang ramai dikerumuni pembeli, membuat perut keroncongan. Wah ternyata buburnya memang enak. Jam 7 kurang kami sudah tiba di rumah. Rasa kantuk luar biasa, yang tidak bisa ditahan menyerang. Saya langsung tidur bangun jam 10 pagi.

Setelah makan siang, punggung bagian bawah saya terasa nyeri. Di bawa tidur, rasanya berkurang. Dan tidur selama 3 jam, kembali saya lakukan.

Benar-benar di luar rencana. Saya bermaksud mau mempersiapkan kelanjutan novel. Tapi rasa sakit, memaksa tubuh harus diistirahatkan. Tukang pijat langganan sudah dihubungi. Namun gawainya tidak aktif. Ya sudah. Berusaha dinikmati saja.

Saya percaya, rasa sakit adalah cara tubuh berkomunikasi dengan pemilik raga. Dan dari informasi, sakit di pinggang bagian bawah, menandakan si penderita, merasa kekurangan. Saya tidak tahu dan belum mengerti, apa rasa kekurangan yang ada di pikiran bawah sadar, yang ingin disampaikan rasa sakit. Pikiran sadar saya tahu, kondisinya tidak seperti itu. Waktunya refleksi sepertinya hehehehe

Banyak sekali aturan main dalam hidup. Salah satu yang saya tahu dan percaya. Kalau kita bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat-Nya. Jadi walaupun  belum bisa melanjutkan persiapan novel, belum diurut, saya berusaha kembali mendata dan mengingat nikmat-nikmat-Nya.

Alhamdulillah bangun tidur sakitnya berkurang. Dan paket gurame bakar, yang jadi menu makan malam rasanya lezat.

Semoga secepatnya saya bisa menemukan sumber rasa kekurangan yang tidak disadari. Menggantinya dengan pikiran berkelimpahan. Dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Di Steemit juga ada aturannya. Antara lain yang diposting karya original dan bukan plagiat.

Aturan apa yang sahabat percaya dan pegang dalam menjalani hidup singkat ini?

Hati-hati ya. Dari sebuah peristiwa, kita bisa melihat dua aturan yang bertolak belakang. Pastikan semua aturan itu, bisa membuat kita jadi orang yang lebih baik. Karena apa pun aturan hidup yang sahabat pilih untuk diyakini, efeknya akan kembali pada kita.

Bandung Barat, Minggu 23.46 4 Nopember 2018

Salam Bahagia

Cici SW

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *