Uncategorized

Hug Your SIC

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=2021977824550936&set=a.133334603415277&type=3&theater

Saat mulai mendirikan PAUD bersama teman-teman, tidak terlintas kami bisa memiliki bangunan sendiri. Tidak ada target apa pun. Karena fokus kami, bagaimana bisa memberikan pendidikan terbaik, bagi anak-anak yang sudah dititipkan pada kami.

Bangunan PAUD kami sekarang, benar-benar di luar impian terbaik saya. PAUD kami juga sudah diakreditasi.

Saat tahun lalu baca sebuah postingan, saya membuat resolusi 2018, menulis setiap hari di Steemit. Mungkin tingkat keberhasilan mencapai 70%. Tapi, saya merasa ada tekanan yang lumayan, saat tidak bisa posting setiap hari. Sampai akhirnya lumayan nyaman, saat rekonsiliasi dengan diri sendiri, minimal posting di setiap hari kerja.

Sebuah materi dalam pelatihan menulis online, kita harus berdamai dengan SIC, Sang Inner Child, anak kecil dalam diri kita. Pengalaman baik positif maupun negatif di masa kecil kita, mempengaruhi kehidupan masa dewasa kita.

Saat saya bertanya, pada pemateri, apakah ada hubungan SIC dengan tekanan saat saya menentukan target, jawabnya simple. “Coba telusuri lagi, ya.”

Tentu saja, saya langsung telusuri. Beberapa pengalaman masa kecil, ternyata memang berpengaruh. Kalau saya mau tidak merasa tegang lagi, saya harus berdamai dan melihat pengalaman masa lalu, dari sudut pandang berbeda. Peluk anak kecil dalam diri kita yang sedang sedih, marah, kecewa. Jadi sahabat atau babysitter yang baik hati, untung SIC kita.

Bagaimana pengalaman masa lalu sahabat?

Bandung Barat, Senin 7 Januari 2019

Salam

Cici SW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *