• Uncategorized

    Dapat Nilai A. Perlukah?

    Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki. Mahatma Gandhi Saya sempat berdiskusi dengan para sahabat, yang karena keterbatasan waktu  jadi terpotong. Entah akan berlanjut, atau berhenti sampai di sana. Topik yang diangkat. Perlukah punya ambisi dapat nilai A? Hehehehe kami memiliki cara melihat  berbeda. Kami masih belum menemukan titik temu,  setelah bertahun-tahun berdiskusi tentang topik ini. Pantas saja,  para anggota dewan, kalau rapat lama sekali. Urusan seperti ini saja, belum ada solusi, setelah lebih dari hitungan 3 x 365 hari hehehehe Nilai A, yang hanya sebatas nilai di atas kertas. Bukti intelegensi semata. Bukan itu arti nilai A, dalam pikiran saya. Dalam persepsi…

  • Story

    Aturan Permainan

    Minggu 4 Oktober 2018, ketika sudah sampai di tempat mangkal bis yang akan membawa Ade ke Jatinangor, timbul sedikit khawatir. Saya lihat ke dalam bis, hanya ada sepasang kakek dan nenek. Karena tidak ada keperluan lain, akhirnya kami berdua mengantarnya ke tempat tujuan. Jalanan lancar. Halimun tebal terlihat di kedua sisi jalan tol. Kami menembus asap putih yang sedikit mengurangi jarak pandang beberapa km.  Tiba sekitar jam 6 pagi . Di belokan dekat kampusnya, ada tukang jualan bubur yang ramai dikerumuni pembeli, membuat perut keroncongan. Wah ternyata buburnya memang enak. Jam 7 kurang kami sudah tiba di rumah. Rasa kantuk luar biasa, yang tidak bisa ditahan menyerang. Saya langsung tidur…

  • Story

    Fleksibilitas Metode Berpikir dan Keyakinan

    Niat awal hanya mau ke Lembang, makan siang. Sesampai di sana, lanjut sampai Gunung Tangkuban Perahu. 29,5 km dari tempat saya tinggal. Sebenarnya, hari Sabtu dan Minggu, sengaja saya alokasikan, untuk menyiapkan materi yang akan diposting minggu depan. Namun Sabtu pagi saya harus rapat kepala sekolah se-kecamatan sampai menjelang dzuhur. Sampai rumah, ketiduran  sampai sore. Malamnya, karena Ade tidak bisa pulang, gantian kita berdua yang apelin Ade ke Jatinangor. Minggu pagi setelah beres-beres rumah, mantan saya mengajak pergi. Sebenarnya sudah lama dia mengajak saya. Touring. Tapi kebayang, naik motor,  panas-panas, biasanya saya gampang masuk angin. Kepala terasa berat. Perut kembung. Pundak rasanya berat sekali. Tapi hari itu, entah kenapa saya…

  • Fiction

    Dokter Dania # 9

      source Dania  sengaja parkir di  jajaran depan mobil Bram parkir. Dia  menatap mobil Bram, dengan perasaan tidak menentu. Aneh, apa yang kurasakan saat ini? Dania mengeleng-gelengkan kepala. Berusaha mengusir emosi  negatif yang tiba-tiba menyergap. Dia memaksakan  senyum di wajah dan  di  hati. Setelah merasa lebih nyaman  dan tenang, baru tangan Dania meraih handle pintu. Sesaat matanya melihat ke arah spion atas. Senyumnya melebar. Seperti biasa, pasien sudah banyak yang menunggu. Pasiennya lintas usia. Sambil tersenyum, pada para pasien yang sudah duduk rapi di ruang tunggu, dia masuk ruangan. Jam di dinding putih ruang praktek , di atas lemari obat  menunjukkan pukul 8.45. source Alhamdulillah, aku bisa menenangkan diri terlebih…

  • Story

    Success is not Status. Success is a Personality

    Senin tanggal 24 September 2018  pukul 23.03, abang sampai di Stasiun Cimahi. Karena masih dalam perjalanan, suami  langsung jemput Abang ke stasiun. Ade sudah kembali ke kos.  Saya menunggu di rumah. Biasanya kami bertiga jemput abang. Setelah dari stasiun, seringkali kita berempat nongkrong dulu. Memori yang sangat indah dan menyenangkan. “Ma, sini, Ma. Aku dapat buku bagus banget,” ujar Abang  sembari menarik tangan saya, sesampainya dia di rumah. Saya duduk di sebelahnya. “Buku apa, Bang?” “Itu, Ma. Di dalam tas aku.” Saya membuka tas abang dan mengambil sebuah buku. “Apa Bang, isinya?” “Aku diajarin gimana caranya jadi pemimpin, Ma.” ‘Wah! Keren, Bang. Kamu dapat apa?” “Entah sebagai rusa maupun singa,…

  • Story

    I Want My Way

    Sebenarnya, saya ingin sekali memasang foto keluarga. Tapi salah satu anggota tim kami, kurang berkenan hehehe ya jadi foto ini saja yang dipakai. Sekarang yang di rumah hanya kami berdua.   diambil dari Grup wa Keluarga Haha Hihi   Kenapa saya senang sekali menggunakan foto keluarga? Karena melalui platform ini, dengan teknologi blockchain, semua postingan bisa dibaca dan menjadi salah satu jejak peristiwa penting dan berharga. Seumur hidup.  Hingga nanti, para cicit dan generasi-generasi  setelahnya, bisa membaca dan mengenal saya. Walaupun kami mungkin tidak akan bertemu.   diambil dari Grup wa Keluarga Haha Hihi Selasa, 11 September 2018, sepupu terakhir di generasi saya menikah. Generasi ketiga dari Mbah Kakung Imam…