• Fiction

    Lembaran Putih # 38

    Nendo hanya mengangkat bahu sekilas. Dia tidak mungkin, melepaskan Mara terlalu lama bersama Firman. Hanya lima menit, toleransi yang diberikan pikiran sehatnya, pada gadis itu. Mara sudah mengatakan bersedia menikah  dengannya. Itu harga mati.  Kalau Mara berubah pikiran, jika memang diperlukan, dia akan menyeret Mara ke depan penghulu. “Maaf, mama sudah menunggumu di tempat parkir,” sergahnya tanpa merasa bersalah. Dengan wajah yang mengatakan ‘Bapak keterlaluan sekali’, gadis itu langsung meninggalkannya,   menuju tempat parkir. Firman sama sekali bukan tandingannya sekarang. Tapi cinta, punya kekuatan luar biasa mengubah seseorang. Seperti yang nyata  dialaminya. Dia orang yang berbeda dari Nendo yang dikenalnya. Dia  tidak mengenali dirinya sendiri saat ini. Alis Nendo berkerut…

  • Story

    Warisan

      Saat kita meninggalkan dunia ini, apabila belum berkeluarga atau tidak punya tanggungan, ketakutan terbesar kita, apakah amalan kita bisa menempatkan kita pada kehidupan yang baik di akhirat. Setelah berkeluarga, memiliki anak, maka kewajiban lainnya, adalah tidak meninggalkan keturunan yang lemah di belakang kita.     Ya Allah, jadikanlah pada hatiku cahaya. Pada lisanku cahaya. Pada penglihatanku cahaya. Pada pendengaranku cahaya. Pada pikiranku. Berikanlah cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku,  cahaya di hadapanku, cahaya  di belakangku, cahaya di atasku, cahaya di bawahku. Ciptakanlah cahaya dalam diriku, perbesarlah cahaya untukku, jadikanlah aku cahaya. Ya Allah berikanlah cahaya pada urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya pada tulangku,…

  • Fiction

    Roller Coaster Hati # 16

    source   Langkah ringannya terhenti di ambang pintu. Dia membalikkan badan, berjalan cepat menuju ke arah dapur. “Bi Nar,  ada laptop sama hp siapa, di kamar saya?” tanya Mara pada Bi Nar, seorang pembantu di rumah Pakde. “Engga tahu, Mbak. Disuruh Bapak  taruh  di situ tadi,” sahut Bi Nar. “Pakde  di rumah sekarang?” Jantung Mara mulai berdenyut kencang. “Di dalam sama Ibu.” “Waktu itu Tama ketemu Mara di stasiun?” Suara Bude Parman terdengar sangat marah. Mara bergegas masuk ke ruang dalam. Jantungnya semakin cepat berdetak, melihat wajah Bude Parman yang berubah masam, ketika melihatnya masuk. “Maaf Pakde …  di kamar  ada laptop sama hp?” tanya Mara lirih karena takut. “Oh…

  • Story

    Why me? Why not?

    Saat mengikuti sebuah pelatihan guru PAUD, narasumber mengatakan beliau belajar Quantum Healing. Setelah selesai, saya mendekati pembicara. Bertanya mengenai Quantum Healing. Saya tertarik mempelajari Self Healing. Beliau mengatakan waktu itu pelatihannya di Jakarta dan sangat mahal. Karena banyak tingkatannya. Saya tinggal di Kabupaten Bandung Barat.  Jadi saya hanya mengangguk. Sempat bertanya mengenai aura, beliau mengatakan itu adalah Biofisika. Ma syaa Allah. Saya lihat dari salah satu buku-buku warisan  Le Ato, terdapat Quantum Healing By Syamsul Balda. Saya baru baca sekilas. Di sana dibahas dzikir, energi penyembuh dalam Alquran, power of mind, quantum touch, olah teknologi, olah nafas, olah fikir, olah rasa, olah jiwa, mengoptimalkan energi dan cakra. Beberapa disiplin ilmu…

  • Uncategorized

    Hati-hati dengan Apa yang Kita Inginkan

      Jumat pagi di rumah duka,  saya sedang melihat sebuah buku di bawah meja, Le Diah bilang, “Ci, kalau mau buku Le Ato, ambil aja. Ini juga bingung, buku-buku  mau pada dikemanain.” Di antara anak-anak dan beberapa adik dan sepupu saya, sepertinya gemar membaca berbagai disiplin ilmu Le Ato, menurun pada saya. Setelah saya meminta izin pada anak kedua Le Ato dan suaminya, yang kebetulan ada di ruangan yang sama dengan kami berdua, saya dan Le Diah, saya langsung ke atas, memilah buku di lemari buku. Ada sebuah buku, di antara ratusan buku. Walaupun saya sering melihat lemari buku Le Ato, baru ini kali pertama saya melihatnya. Saya punya satu…

  • Story

      Hari ini, Kamis 5 Juli 2018, pukul 12.20 WIB, adik mama saya, Sapto Trilaksono, saya memanggilnya Le Ato, meninggal dunia. Saya banyak sekali memiliki kenangan bersamanya. Rumah mama dulu bersebelahan dengan rumah Mbah Kakung. Le Ato tinggal bersama Mbah Kakung. Le Ato sangat pintar. Setelah kuliah di UI, meneruskan S2 di Filipina. Jadi direktur termuda di  perusahaan BUMN, di usia 36 tahun. Waktu SD, saat saya harus berenang, Le Ato sering datang menjemput. Padahal dia baru pulang kerja, di daerah Gunung Sahari. Tempat berenang saya di dekat Cinangka, dari ujung ke ujung. Dia yang pertama kali mengenalkan KFC. Waktu itu saya ada study tour ke Ancol dari sekolah. Sewaktu…

  • Story

    Memilih Pemimpin Bersama Pertama 2018

    Source Rabu 27 Juni 2018, diadakan Pilkada Kabupaten Bandung Barat sekaligus Pilgub Jawa Barat. Ini adalah kali pertama bungsu saya mencoblos. Kebetulan sekali nama kami dipanggil sekaligus. Salah seorang panitia, dari RT saya meminta kami tidak langsung meninggalkan bilik suara. Hingga momen ini bisa diabadikan. Hehehe seperti yang jadi kandidat ya Saya mendengar  sebuah cerita untuk yang pertama kali,  dalam sebuah pelatihan untuk guru PAUD. Cerita ini mengenai seekor semut di zaman Nabi Ibrahim. Saat itu Nabi Ibrahim sedang dibakar. Kayu bakar yang digunakan untuk membakarnya, dikumpulkan selama tiga bulan. Terbayang betapa besarnya kobaran api yang saat itu menyala. Seekor semut kecil membawa air, berusaha memadamkan kobaran api yang membakar…